-->
Cuaca

Profil

    

Desa Saria adalah salah satu desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Desa ini memiliki peran penting sebagai bagian dari desa pesisir yang mendukung kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Jailolo.

Secara geografis, Desa Saria terletak di wilayah pesisir Teluk Jailolo dengan kondisi alam yang kaya akan sumber daya laut dan daratan. Kawasan ini terdiri dari organisasi penduduk, lahan kebun, serta wilayah pesisir yang menjadi pusat kegiatan nelayan.

Masyarakat Desa Saria hidup dalam suasana kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai gotong royong. Semangat kekeluargaan menjadi ciri khas kehidupan sehari-hari, terlihat dari tradisi saling membantu dalam pembangunan, perayaan adat, maupun kegiatan keagamaan.

Sebagian besar penduduk Desa Saria bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani kebun. Laut Teluk Jailolo yang kaya hasil tangkapan ikan, cumi, dan hasil laut lainnya menjadi sumber penghasilan utama, sementara kebun kelapa, pisang, dan tanaman pangan lainnya melengkapi kebutuhan hidup masyarakat.

Secara administratif, Desa Saria terbagi ke dalam beberapa Rukun Tetangga (RT) yang berfungsi memudahkan koordinasi pemerintahan dan pelayanan publik. Kepala Desa bersama perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, Desa Saria memiliki fasilitas dasar berupa sekolah dasar dan layanan pendidikan usia dini. Untuk tingkat pendidikan menengah, para siswa biasanya melanjutkan ke sekolah di desa tetangga atau pusat Kecamatan Jailolo.

Layanan kesehatan masyarakat di Desa Saria didukung oleh Posyandu dan Puskesmas terdekat. Program kesehatan rutin seperti imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, dan penyuluhan gizi secara berkala dilaksanakan untuk meningkatkan taraf kesehatan warga.

Kehidupan budaya di Desa Saria masih kental dengan adat istiadat leluhur. Tradisi seperti doa kampung, gotong royong, dan upacara adat masih dijaga sebagai sarana memperkuat identitas serta membina kebersamaan antarwarga.

Pemerintah desa secara aktif memanfaatkan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Pembangunan jalan desa, penyediaan sarana air bersih, serta perbaikan fasilitas umum terus dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Dengan potensi alam yang melimpah dan masyarakat yang solid, Desa Saria memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi desa mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Tradisi gotong royong yang kuat menjadi modal utama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh warganya.


I.    PROFIL KAMPUNG NELAYAN

                            2.1    Desa Saria

Desa Saria secara Administratif yang merupakan wilayah pesisir yang terletak di Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat dengan luas wilayah 5,41 km2 dengan jumah penduduk 595 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 195 jiwa. Sebagian besar masyarakat pesisir Desa Daria bermatapencaharian sebagi nelayan dengan jumlah 203 orang nelayan. Rumah tangga perikanan (RTP) di desa ini berjumlah 203 RTP, hal ini menunjukan bahwa hampir 90% kepala keluarga (KK) Desa Saria menggantungkan kehidupannya dengan berprofesi sebagai nelayan. Keberadaan Desa Saria dalam penelusurannya menggunakan aplikasi pemetaan interaktif (google earth), Desa Saria terletak pada titik koordinat 1°02'25"N 127°24'46"E.


Secara geografis, Desa Saria secara langsung berbatasan dengan : 
Sebelah Utara            : Desa bobo
Sebelah Selatan          : Gunung
Sebelah Barat            : Lautan
Sebelah Timur            : Desa payo


v  Jumlah Nelayan Utama dan Pendukung

Masyarakat Desa saria yang bermatapencaharian sebagai nelayan melakukan aktifitas penangkapan di seputaran teluk Jailolo dan laut Halmahera sekitarnya yang masuk dalam wilayah pengeloaan perikanan (WPP) 715. Hasil tangkapan yang diperoleh bervariasi yaitu ikan tuna, cakalang, tongkol (TCT) dan ikan pelagis kecil diantaranya layang, selar, kembung dan lainnya. Jumlah nelayan Desa Saria dapat dilihat pada tabel berikut ini.


                                    Tabel. Jumlah Nelayan Desa Saria

Jumlah Nelayan

(orang)

Alat Tangkap yang digunakan

 

203

-   Hand Line

-   Purse Seine

-   pancing lainnya

 

 


 v Jumlah dan Ukuran Kapal Perikanan

Jenis kapal yang digunakan oleh nelayan Desa Saria yaitu motor tempel (MT) dengan alat tangkapnya yang digunakan hand line (pancing ulur) serta kapal Motor (KM) dengan alat tangkapnya yang digunakan purse seine (pukat cincin). Jumlah dan ukuran kapal perikanan di Desa Saria dapat dilihat pada tabel berikut.

                                                    Tabel. Jumlah dan Ukuran Kapal Perikanan

No

Jenis Kapal /

Alat Tangkap

Tahun

2020

2021

2022

2023

2024

2025

1

MT _ ≤ 5 GT

 

 

 

 

 

 

- Hand Line

27

27

27

27

33

33

2

KM _ > 5 GT

 

 

 

 

 

 

- Purse Seine

17

17

17

17

17

17

 

 

44

44

44

44

50

50



v  Produksi dan Nilai Produksi Perikanan Tangkap di Desa Saria

Jenis Kapal / Alat Tangkap /

Jenis Ikan

Jumlah Kapal (Unit)

Produksi (Kg)

Harga Jual (Rp/Kg)

Nilai Produksi (Rp)

Alat Tangkap

Jenis Ikan

MT _ ≤ 5 GT

 

 

 

 

 

- Hand Line

Tuna

 

33

27.000

30.000

810.000.000

Cakalang

27.300

20.000

546.000.000

 

 

 

 

 

KM _ > 5 GT

 

 

 

 

 

 

- Purse Seine

Layang

 

17

31.500

13.500

425.250.000

Kembung

13.500

15.000

202.500.000

Tongkol

8.400

17.000

142.800.000

 

 

 

 

 

 

 

v  Pendapatan per Tahun Usaha Perikanan Tangkap Desa Saria

Jenis Kapal / Alat

Tangkap

Penerimaan

(Rp)

Biaya Operasional

(Rp)

Pendapatan Usaha

(Rp)

MT _ ≤ 5 GT

 

 

 

- Hand Line

1.356.000.000

240.000.000

1.116.000.000

KM _ > 5 GT

 

 

 

- Purse Seine

770.550.000

360.000.000

410.550.000

 

 

 

 

 

v  Pendapatan Nelayan per Tahun pada Usaha Perikanan Tangkap Desa Saria

Jenis Kapal / Alat Tangkap

Pendapatan Usaha

Keseluruhan (Rp/Tahun)

Pendapatan Usaha

per Kapal (Rp/Tahun)

Pendapatan Nelayan (Rp/Bulan)

MT _ ≤ 5 GT

 

 

 

- Hand Line

1.116.000.000

33.818.182

2.818.182

KM _ > 5 GT

 

 

 

- Purse Seine

410.550.000

24.150.000

2.012.500

 

 

 

 


Pendapatan usaha perikanan tangkap khususnya di Desa Saria sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah waktu musim ikan dan bukan musim ikan, kondisi cuaca serta ketersediaan kebutuhan operasional kegiatan penangkapan ikan (BBM, es batu, umpan dll). Data pada tabel menunjukan pendapatan nelayan di Desa Saria masih dikategorikan rendah dengan rata-rata pendapatan per bulan yang diperoleh yaitu Rp. 2.415.000.


2.1    Kondisi Kawasan Kampung Nelayan

 

v  Kondisi Terkini Desa Saria

Desa Saria sebagai Kampung nelayan pada umumnya memiliki karakteristik pemukiman yang padat dan terkadang tumbuh secara spontan. Kondisi hunian dan pemukiman di Desa Saria belum mendapat perawatan dan pemeliharaan yang baik. Selain itu, Desa Saria juga masih belum memperoleh kesejahteraan yang layak yang diakibatkan oleh keterbatasan sarana dan prasarana penunjang khsusunya pada usaha kelautan dan perikanan serta keterbatasan akses.

Fasilitas umum yang ada di kawasan kampung nelayan Desa Saria anatara lain adalah Masjid, gedung MCK (mandi, cuci, kakus), gedung sekolah, dan kantor desa. Semua fasilitas umum ini sampai sekarang masih termanfaatkan secara baik oleh masyarakat di Desa Saria.

                                                                 
  






     Sekolah SD Negri 13 Halmahera Barat                                            Mesjid Desa Saria


                       MCK Desa Saria                                                                Kantor Desa Saria


v  Kelembagaan Kampung Nelayan

Kelembagaan yang telah terbentuk di kampung nelayan Desa Saria adalah Kelompok nelayan yang berjumlah 17 kelompok , kelompok pengolahan dan pemasaran yang berjumlah 2 kelompok serta 1 koperasi yang dapat dilihat pada tabel-tabel berikut :

Tabel. Jumlah Kelompok Nelayan

 

 

 

No

 

Nama Kelompok

 

Tahun Pendirian

 

Jumlah Anggota

 

Kelas kelompok

 

 

Jenis Usaha

Bantuan yang pernah

diterima

 

Sumber Bantuan

1

Putra Putri

2015

10

Madya

Penangkapan

Jaring

,Coolbox

DKP

2

Fomarimoi

2020

10

Pemula

Penangkapan

Jaring

DKP

3

Nurhikmah

2018

10

Madya

Penangkapan

Mesin 15

PK

DKP

4

Mesran

2022

10

Pemula

Penangkapan

Jaring

DKP

5

Sinar Mado

2015

10

Madya

Penangkapan

-

-

6

Jeki dandi

2020

10

Pemula

Penangkapan

-

-

7

Dua Putra

2020

10

Pemula

Penangkapan

-

-

8

Cahaya Manuru

2021

10

Pemula

Penangkapan

-

-

9

Tiga Saudara

2021

10

Pemula

Penangkapan

-

-

10

7 Putra

2020

10

Pemula

Penangkapan

-

-

11

Ringgongano

2020

10

Pemula

Penangkapan

-

-

12

Kieraha 01

2021

10

Pemula

Penangkapan

-

-

13

Kieraha 02

2021

10

Pemula

Penangkapan

-

-

14

Sintia

2021

10

Pemula

Penangkapan

-

-

15

Putra Tunggal

2021

10

Pemula

Penangkapan

-

-

16

PM 02

2020

10

Pemula

Penangkapan

-

-

17

PM 01

2020

10

Pemula

Penangkapan

-

-

18

Dua Putri

202

10

Pemula

Penangkapan

-

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tabel. Jumlah Kelompok Pengolah dan Pemasar

 

 

No

 

Nama Kelompok

 

Tahun Pendirian

 

Jumlah Anggota

 

Kelas kelompok

 

 

Jenis Usaha

Bantuan yang pernah

diterima

 

Sumber Bantuan

1

Berkah

2024

5

pemula

Pengolahan

-

-

2

Pemasar Ikan

2021

40

Pemula

Pemasar Ikan

-

-

 

 

 

 

 

 

 

 




v  Kondisi Eksisting Usaha Kelautan dan Perikanan

Data aktual yang diperoleh menunjukan bahwa, kondisi eksisting sektor kelautan dan perikanan di Desa Saria umumnya menunjukkan potensi sumber daya perikanan yang sangat besar. Sektor perikanan tangkap memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan menyumbang pada ketahanan pangan. Masyarakat yang ada di Desa Saria terkhususnya nelayan telah berusaha semaksimal mungkin dalam memanfaatkan potensi sumber daya perikanan yang ada.

Masalah dan tantangan tentunya selalu ada dalam menjalankan usaha di sektor ini. Berbagai persmalahan dan tantangan pun telah dicoba untuk dapat diatasi, namun tentunya selalu ada masalah dan tantangan yang melebihi kemampuan dari masyarakat nelayan itu sendiri. Beberapa permasalahan yang dialami oleh nelayan di Desa Saria yaitu infrastruktur dan fasilitas yang kurang memadai, kurangnya dukungan modal dari pemerintah yang menjadi faktor dalam membatasi pengembangan perikanan tangkap serta tingkat ekonomi masyarakat pesisir Desa Saria yang masih rendah.

Pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Saria ditunjukan dengan berkembangnnya usaha- usaha di bidang perikanan tangkap dan juga pengolah/pemasar yang dapat dilihat pada tabel berikut :


Tabel. Jenis Usaha Kelautan dan Perikanan di Desa Saria

Jenis Usaha

Jumlah

(Unit)

Hasil Produksi

Skala Usaha

I. Perikanan Tangkap

 

 

 

 


 a. Purse Seine

 

 

 17

·         Ikan Layang

·         Ikan Kembung

·         Tongkol

·         Cakalang

·         dll

 

 

Usaha Nelayan Kecil

 

 

b. Hand Line

 

 

33

·         Ikan Tuna

·         Ikan Cakalang

·         Ikan Demersal

·         dll

 

Usaha Nelayan Kecil

II. Pengolah dan Pemasar

 

 

 

 

a. Pengolah dan Pemasar

 

2

·         Abon Ikan

·         dll

 

Rumah Tangga

 

 

 

 

 




0 Comments :

Berikan Komentar Anda



Desa Saria
© desain: malut.my.id